JLPT N3 WorkDaily Life

A Step Toward the Dream - 夢への一歩

Saya bekerja di sebuah restoran tua di Kyoto.

JLPT N3 stories deploy complex narratives, basic keigo, and the idiomatic grammar that bridges textbook Japanese to real-world usage. Longer plots, more characters, the texture of native writing.

Halaman 1 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 1 (JLPT N3)

サヤは京都きょうとの古ふるい料理屋りょうりやで働はたらいています。毎朝まいあさ早はやく起おきて、厨房ちゅうぼうの掃除そうじをするのが日課にっかです。先輩せんぱいの料理人りょうりにんたちはとても厳きびしく、サヤはいつも緊張きんちょうしています。それでも、サヤは料理人りょうりにんになる夢ゆめを諦あきらめていません。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Saya bekerja di sebuah restoran tua di Kyoto. Bangun pagi setiap hari dan membersihkan dapur adalah rutinitas hariannya. Para koki senior sangat ketat, dan Saya selalu tegang. Meskipun begitu, Saya tidak menyerah pada mimpinya untuk menjadi seorang koki.

Halaman 2 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 2 (JLPT N3)

サヤには小ちいさな秘密ひみつがありました。毎晩まいばん、日記にっきに目標もくひょうを書かくようにしていました。「今日きょうは出汁だしを丁寧ていねいに引ひく」「先輩せんぱいに怒おこられても落おち込こまないようにする」。料理りょうりの目標もくひょうと気持きもちの目標もくひょうを、少すこしずつ書かき続つづけていました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Saya memiliki rahasia kecil. Setiap malam, ia selalu menulis tujuan di jurnalnya. 'Hari ini, buatlah dashi dengan hati-hati.' 'Pastikan untuk tidak merasa sedih meskipun dimarahi senior.' Ia terus menulis, sedikit demi sedikit, baik tujuan memasak maupun tujuan emosional.

Halaman 3 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 3 (JLPT N3)

ある日ひ、先輩せんぱいのリョウが包丁ほうちょうの使つかい方かたについてサヤに厳きびしく言いいました。「何度なんど教おしえたんだ。もっとちゃんとしろ」。サヤは謝あやまりましたが、胸むねが痛いたかったです。こんなに努力どりょくしているのに、なかなか認みとめてもらえません。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Suatu hari, koki senior Ryo berbicara keras kepada Saya tentang teknik pisaunya. 'Sudah berapa kali aku bilang. Lakukan dengan benar.' Saya meminta maaf, tetapi dadanya terasa sakit. Meskipun ia sudah berusaha keras, ia sepertinya tidak bisa diakui.

Halaman 4 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 4 (JLPT N3)

その夜よる、サヤは日記にっきにこう書かきました。「怒おこられても前まえを向むくようにする。毎日まいにち一ひとつずつ成長せいちょうする」。書かいていると、少すこし気持きもちが楽らくになりました。この日記にっきは自分じぶんだけのものだと思おもっていました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Malam itu, Saya menulis di jurnalnya: 'Pastikan untuk tetap melihat ke depan meskipun dimarahi. Tumbuh selangkah demi selangkah setiap hari.' Saat ia menulis, perasaannya sedikit menjadi lebih ringan. Ia mengira jurnal ini hanya miliknya sendiri.

Halaman 5 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 5 (JLPT N3)

翌朝よくあさ、サヤは日記にっきを厨房ちゅうぼうに持もってきてしまいました。忙いそがしくてポケットに入いれたまま忘わすれていたのです。休憩きゅうけい中ちゅうに、同僚どうりょうのカナが日記にっきを見みつけました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Keesokan paginya, Saya tidak sengaja membawa jurnalnya ke dapur. Ia sedang sibuk dan lupa bahwa jurnal itu masih ada di sakunya. Saat istirahat, rekan kerjanya, Kana, menemukan jurnal itu.

Halaman 6 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 6 (JLPT N3)

カナは悪気わるぎなく、声こえに出だして読よんでしまいました。「怒おこられても前まえを向むくようにする、毎日まいにち一ひとつずつ成長せいちょうする、って書かいてある。かわいい!」。厨房ちゅうぼうにいた全員ぜんいんがサヤを見みました。サヤの顔かおが真まっ赤かになりました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Kana membacanya dengan keras tanpa niat buruk. 'Tertulis: pastikan untuk tetap melihat ke depan meskipun dimarahi, tumbuh selangkah demi selangkah setiap hari. Manis sekali!' Semua orang di dapur memandang Saya. Wajah Saya memerah total.

Halaman 7 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 7 (JLPT N3)

サヤは恥はずかしくて、何なんも言いえませんでした。弱よわい自分じぶんを見みせてしまった、と思おもいました。泣なきそうになっていると、厨房ちゅうぼうの奥おくから料理長りょうりちょうのヒサオが歩あるいてきました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Saya sangat malu hingga tidak bisa berkata apa-apa. Ia berpikir bahwa ia telah menunjukkan sisi lemahnya. Saat ia hampir menangis, kepala koki Hisao berjalan dari belakang dapur.

Halaman 8 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 8 (JLPT N3)

ヒサオはサヤの日記にっきをそっと受うけ取とり、静しずかに言いいました。「私わたしも若わかい頃ころ、同おなじことをしたことがある。毎日まいにち小ちいさな目標もくひょうを書かいていた」。その言葉ことばに、サヤは驚おどろきました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Hisao dengan tenang mengambil jurnal Saya dan berkata dengan tenang: 'Saat aku muda, aku juga pernah melakukan hal yang sama. Aku menulis tujuan kecil setiap hari.' Mendengar kata-kata itu, Saya terkejut.

Halaman 9 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 9 (JLPT N3)

ヒサオは続つづけました。「本当ほんとうの料理人りょうりにんは、料理りょうりだけでなく、心こころも少すこしずつ鍛きたえるものだ。君きみの日記にっきは恥はずかしいものじゃない。毎日まいにち目標もくひょうを持もてるようになることが、一番いちばん大切たいせつなんだよ」。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Hisao melanjutkan: 'Seorang koki sejati tidak hanya melatih masakan, tetapi juga hatinya, sedikit demi sedikit. Jurnalmu tidak perlu dipermalukan. Mampu memiliki tujuan harian adalah hal yang paling penting.'

Halaman 10 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 10 (JLPT N3)

サヤはヒサオにもっと話はなしてほしいと思おもいましたが、彼かれは静しずかに厨房ちゅうぼうへ戻もどっていきました。でも、その言葉ことばはサヤの胸むねに深ふかく残のこりました。恥はずかしかった気持きもちが、少すこしずつ誇ほこりに変かわっていきました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Saya ingin Hisao bercerita lebih banyak, tetapi ia dengan tenang kembali ke dapur. Namun, kata-katanya tetap tertanam dalam di hatinya. Perasaan malu perlahan, sedikit demi sedikit, berubah menjadi kebanggaan.

Halaman 11 / 11
A Step Toward the Dream - 夢への一歩 — page 11 (JLPT N3)

それからサヤは、日記にっきのことを隠かくさないようにしました。「私わたし、毎日まいにち目標もくひょうを書かいているんです」と自然しぜんに言いえるようになりました。カナも「私わたしもやってみる」と言いいました。サヤの小ちいさな習慣しゅうかんが、仲間なかまに広ひろがっていきました。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Setelah itu, Saya memastikan untuk tidak menyembunyikan jurnalnya. Ia menjadi bisa berkata secara alami, 'Aku menulis tujuan setiap hari.' Kana juga berkata, 'Aku akan mencobanya juga.' Kebiasaan kecil Saya menyebar ke rekan-rekan kerjanya.

Langkah berikutnya

Cerita JLPT N3 lainnya

Suka yang ini? Lihat semua cerita level N3 di halaman khusus kami.

Telusuri cerita JLPT N3 →
Unduh aplikasi

350+ cerita, audio asli, tap-to-translate

Aplikasi Shinobi punya 350+ cerita bertingkat unik dengan audio asli di setiap halaman, tap-to-translate di setiap kata, dan review SRS.