News🌱 Beginner

Orang-orang yang Berlindung di dalam Mobil Harus Waspada terhadap 'Sindrom Kelas Ekonomi'

Di Kumamoto, keluarga-keluarga yang rumahnya rusak atau kehilangan aliran listrik kini berlindung di dalam mobil mereka, berharap untuk selamat. Namun, berjam-jam diam dapat memicu penggumpalan darah yang mematikan, yang dikenal sebagai Sindrom Kelas Ekonomi. Untuk bertahan hidup, mereka harus mempelajari kebiasaan sederhana: keluar untuk meregangkan badan, memijat betis, dan merebahkan kursi sebelum semuanya terlambat.

Halaman 1 / 1
Orang-orang yang Berlindung di dalam Mobil Harus Waspada terhadap 'Sindrom Kelas Ekonomi' — page 1

熊本くまもとでは、くるまなか避難ひなんしているひとがたくさんいます。
いえこわれたり、電気でんきまってエアコンを使つかうことができなくなったりしているからです。
くるまなかなが時間じかんいると、あしのかたまりができてはい血管けっかんがつまってくなることがあります。「エコノミークラス症候しょうこうぐん」とばれています。
専門家せんもんかは、「エコノミークラス症候しょうこうぐん」にならないように、つぎのことにをつけるようにっています。
2時間にじかんか、3時間さんじかんたったら、くるまからりて、あるいてください。
あしのふくらはぎをマッサージしてください。
くるまなかでは、いすをたおしてあしばしてください。

Tampilkan terjemahan Sembunyikan terjemahan

Di Kumamoto, ada banyak orang yang berlindung di dalam mobil mereka. Hal ini karena rumah-rumah mereka telah rusak, atau listrik telah terputus, sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan pendingin udara. Menghabiskan waktu yang lama di dalam mobil dapat menyebabkan penggumpalan darah terbentuk di kaki, yang dapat menyumbat pembuluh darah di paru-paru dan mengakibatkan kematian. Ini dikenal sebagai 'Sindrom Kelas Ekonomi'. Para ahli menyarankan untuk melakukan tindakan pencegahan berikut ini untuk menghindari 'Sindrom Kelas Ekonomi'. Setelah dua atau tiga jam, keluarlah dari mobil dan berjalan-jalanlah. Pijat betis Anda. Di dalam mobil, rebahkan kursi dan luruskan kaki Anda.

Unduh aplikasi

350+ cerita, audio asli, tap-to-translate

Aplikasi Shinobi punya 350+ cerita bertingkat unik dengan audio asli di setiap halaman, tap-to-translate di setiap kata, dan review SRS.